Panduan Meng-ONLINE-kan Produk Jualanmu

Friday, December 20, 2019

 
Bagimana Memanfaatkan Domain Untuk Bisnis-mu, Bagimana Memanfaatkan Domain Untuk Bisnis Anda ?, Bisnis Go-Online, Rumah Web Domain Murah

Cara MengONLINEkan bisnis mu

Saat ini sedang gencar-gencarnya industry 4.0 (dibaca four point O)
Kamu pernah denger ngga soal industry 4.0 ? itu loo industry yang masukin teknologi dan membuat bisnis atau usaha mereka masuk internet, yah pendeknya kayak gitu. Tapi dengan industry 4.0 ini sudah terbukti lo banyak membantu membesarkan industry industry rumahan dan meningkatkan penjualannya. Kalo kamu tau yang namanya e-commerce atau yang gampangnya biasa orang sebut online shop, itu juga termasuk kedalam industry 4.0. Kebetulan sebagai yang basic pendidikannya marketing aku juga sedikit tau lah tentang industry 4.0 ini, dan beberapa waktu lalu aku sempat mengikuti seminar yang diadakan oleh salah satu Online shop terbesar di Indonesia (yah ngga perlu disebutin lah ya namanya apaan hehe). Disana ada beberapa informasi yang menurutku menarik dan akan aku coba bagikan ke sini.

#1 Pertama cara meningkatkan penjualan di e-commerce atau online shop.

Gunakan gambar yang menarik. Coba lihat deh gambar dibawah ini.

Coba Pilih Salah Satu (Anggap kalau Desainnya Sama)

Anggep aja desain kaos diatas sama ya.. Kalo kamu liat desain kaos diatas sama, nah menurut kamu gambar mana yang lebih “menjual”?.
80% orang akan memilih gambar nomor 1. Alasannya yang pertama karena terlihat rapi dan yang kedua kamu bakalan bisa ngebayangin gimana seandainya kamu yang memakai kaos itu. Apalagi kalo difoto tersebut modelnya badannya bagus jadi pas banget. Hal-hal kecil yang seperti itu bisa meningkatkan penjualan kamu.
Kedua adalah penggunaan judul dan deskripsi produk yang memikat. Coba liat lagi gambar ini setelah ditambah judul dan harga.

Pengaruh Harga Ke Psikologi Konsumen-domain rumahweb murah

Misalin lagi nih desain dan kaosnya sama, kamu bakal pilih yang mana ? nomor 1 apa 2 ?
95% orang akan memilih nomor 1, pertama karena harganya. Daripada kamu memasang harga bulat seperti 50.000 rupiah, mending kamu pasang harga yang nanggung seperti 49.900 rupiah.. Walaupun cuma beda 100 rupiah tetapi hal sekecil inilah yang bisa menarik minat konsumen untuk membeli barang dagangan kita. Karena kebanyakan orang akan melihat sebuah harga/angka dari sebelah kiri, misalnya nih kalo kamu pasang harga 50.000 oarang akan melihatnya tetap “lima puluh ribu rupiah”, tetapi kalo kamu pasang harga 49.900 orang akan membacanya “empat puluh ribu rupiah. Jadi intinya perbedaannya bukan di selisih Rp.100-nya tetapi perbedaan sebenarnya adalah di angka 5 dan 4 nya. Gimana paham kan ?

Judul dan deskripsi produk juga harus bisa memancing calon konsumen kita untuk mengKLIK produk kita. Untuk judul sendiri kamu bisa menggunakan beberapa kombinasi kata, kata yang pertama biasanya menjelaskan tipe produk (kaos/celana), setelah itu ditambahi jenis (design/warna/bahan) dan kata terakhir adalah kata pemancing (murah?ori/kualitas import/dll) dengan pola atau rumus judul ini bisa saja  akan meningkatkan peluang produk kita dapat bersaing dan mendapatkan banyak perhatian.

#2 Dasar Marketing Untuk Mendongkrak Penjualanmu

Kalau kamu sudah mendapat perhatian dari orang-orang dan target pasarmu, tahap selanjutnya kamu bisa menguatkan “Branding”-mu. Dasar marketing dan teknik memasarkan sebuah produk adalah STP yaitu Segmentasi, Targeting, Positioning. Ketiga hal inilah yang akan menjadi dasar marketing dan bisa membantu kamu mengarahkan para konsumen dan membuat mereka betah menggunakan produkmu.

Segmentasi adalah sebuah proses pembagian masyarakat kedalam beberapa “segmen”. Segmen atau kelas tersebut ada kelas bawah yang biasanya memiliki harga murah, kelas menengah dengan harga sedang bahkan tanggung, dan kelas atas dengan harga tinggi serta produk yang cenderung mewah. Dari beberapa “segmen pasar” ini kamu harus memilih salah satu segmen mana yang akan kamu pilih, pilihan segmenmu tersebut adalah target pasarmu.

Targeting adalah sebuah proses menarget atau membidik kelas konsumen yang kita pilih tadi agar mau membeli produk kita. Kebanyakan orang lebih memilih untuk menjual barangnya di kelas menengah karena kelas ini ada di perbatasan kelas bawah dan kelas tinggi maka kemungkinan merambah ke kelas lain juga cukup besar. 

Terakhir adalah Positioning, positioning sendiri merupakan cara “bagaimana produk kita dilihat/dipikirkan oleh konsumen kita”. Kesan apa yang ditinggalkan oleh produk kita dikepala konsumen. Kita ambil contoh produk elektronik yang menggunakan logo buah apel (kamu pasti tau nama merek-nya kan :) karena secara tidak langsung sudah disebut hehe). Produk berlogo apel itu mengincar segmen masyarakat kelas atas. Jadi tak heran harga yang dimilikinya berada diatas produk pesaingnya. Walaupun harganya mahal tetapi produk tersebut tetap laris dipasaran, kenapa ? pertama kesan mewah, berbeda, dan tak semua orang menggunakannya. Kedua adalah kualitasnya yang tak perlu diragukan lagi. Hal-hal inilah yang membekas dipikiran orang-orang tentang produk berlogo apel ini. Begitulah produk elektronik berlogo buah apel itu “memposisikan” diri dimata konsumennya.

Positioning inilah yang berkaitan dengan istilah Branding. Branding sendiri adalah merek dagang bisa berupa logo atau nama produk/usahamu. Untuk masalah branding sendiri kamu biasanya perlu hak paten agar tidak ada yang mengaku-aku produk asli buatan kamu jadi milik orang. Nah di Industri 4.0 ini nama usahamu jadi sangat mudah untuk dibrandingkan agar tidak mudah diklaim oleh orang lain yaitu dengan cara mendaftarkannya menjadi nama domain. Nama domain sendiri adalah sebuah alamat website/link/url yang biasa orang ketik untuk membuka website. Di zaman yang semua diOnline-kan semua masuk Internet ini harus kamu manfaatkan untuk meningatkan penjualanmu juga.. 

Kamu juga bisa menjual produkmu di website milik kamu sendiri. Iya yang pertama kamu harus membuat website sendiri. Membuat website menjadi suatu kewajiban untuk bisa bersaing dan salah satu cara branding di dunia digital ini. Kalau kamu merasa bikin website sulit, mahal, perlu tim IT khusus kamu salah.. Coba lihat website ini, iya saat artikel yang kamu baca sekarang ini juga menggunakan nama domain yang disediakan oleh rumahweb
*Oiya kalo gambarnya kekecilan atau kurang jelas bisa langung diklik gambarnya*
Chat No2

Live Chat Yang Sempet Hilang Fokus

Ini Live Chat-nya Rumah Web, Domain Murah

Live Chat yang Ngga Bener-Bener Live


Rumahweb punya semua yang kamu butuhkan, kalau kamu mau buat website, coba buka rumahweb.com dan disana sudah disediakan banyak macam pilihan paket domain yangmurah-murah. Yang paling aku Suka dari rumahweb itu orang rumahnya(sebutan bagi staff di rumahweb) mau direpotin disuruh ini itu, diomelin atau diajak bingung bareng. Oiya aku sempet menggunakan fitur live chatnya dan membandingkannya dengan penyedia layanan pembuatan website lain yang ngga bisa aku sebutin.. karena konten kali ini hanya disponsorin oleh RumahWeb. Aku sempat menggunakan fitur live chat di 4 penyedia hosting lain. Dari 4 yang aku chat hanya 2 yang chatnya cukup mudah.. Ya salah satunya yaa di RumahWeb hehe.

Yaa gitu lah ya pengalaman ku di dunia marketing. Gimana pembawaan dan penulisan artikelku ini ? Keren ngga ? Iyalah keren, ngga sembarangan langsung ngasih sponsor didepan.. Pertama para pembaca diedukasi dulu dikasih informasi yang bener terus dibuat senyaman mungkin sama konten kita dan setelah muncul minat pengen nyoba baru kita masukin sponsor kita.. Kalo kamu sadar artikel yang kamu baca ini juga salah satu bentuk teknik marketing loo. Nama tekniknya yaitu education customer, kita edukasi dan kasih pemahaman kalau marketing bener penting dan saat itulah kita munculkan produk kita.. kurang lebih seperti itu. Oke.. ini caraku mengiklankan produk, gimana caramu ? tulis dikolom komentar J

Bantu Jawab ?

Emoticon